travel

Ritual Wajib Sebelum Traveling

Pada postingan sebelumnya saya sudah membahas tentang bagaimana cara kita berdamai dengan resiko ketika sedang traveling dan langkah apa saja yang harus diambil agar resiko tersebut tidak menjadi lebih besar lagi dan ujung-ujungnya merugikan diri sendiri, bisa dibaca postingannya disini

Banyak hal sebenarnya yang harus dipersiapkan sebelum melakukan perjalanan, walaupun terkesan tidak penting, tapi terkadang hal-hal yang tidak penting inilah nantinya yang akan menghambat seluruh perjalanan kita. Alih-alih ingin liburan, ternyata yang kita hadapi adalah masalah. Ibaratnya hal yang tak penting tersebut sebagai batu kerikil, walaupun kecil bisa melukai diri kita.

Sekedar berbagi, kadang-kadang saya lebih banyak khilafnya daripada mencari tahu terlebih dahulu informasi pada suatu negara atau daerah yang akan dikunjungi. Siapa yang tidak akan khilaf ketika melihat tiket promo yang harganya sangat ekonomis sekali dan pastinya tidak akan membuat kantong jebol. Nah… daripada kehabisan tiket, beli saja dulu, selebihnya nanti saja dipikirkan. Kalau sudah begini, ujung-ujungnya akan bingung sendiri.

Daripada bingung dan menyesali keputusan yang sudah diambil, ada baiknya kita memetakan semua potensi dan resiko yang akan terjadi bila kita tetap ingin untuk melanjutkan perjalanan, namun bila dirasa ragu lebih baik perjalanan dibatalkan saja, biasanya kalau sudah ada keraguan pasti nantinya ada saja masalah yang menghambat, karena hal tersebut secara tak sadar akan tersugesti pada diri kita dan akhirnya masuk ke alam bawah sadar, ujung-ujungnya masalah akan menghampiri kita. Masalah tersebut adalah manifestasi dari rasa ragu tadi yang berasal dari alam bawah sadar, dan alam bawah sadar segera mengirimkan sinyal kepada semesta yang akhirnya direspon oleh semesta.

Lalu, apa saja yang harus saya persiapkan agar perjalanan yang nantinya saya lakukan berjalan dengan aman dan nyaman:

Survey tempat tujuan

Ini saya lakukan agar tidak terjadi culture shock nantinya. Biasanya yang saya cari tahu adalah tentang seputaran budaya, makanan, cuaca, tempat-tempat yang asik untuk dikunjungi, dan bagaimana kehidupan malam pada negara yang saya tuju. Perlu digarisbawahi, saya sebenarnya lebih tertarik dengan kehidupan malam di suatu tempat yang saya kunjungi, bagi saya kehidupan malam itu mencerminkan bagaimana negara tersebut.

 

Booking hotel

Hotel termasuk hal penting yang harus saya persiapkan sebelum melakukan perjalanan. Setelah mensurvey tempat tujuan dan mengetahui di daerah mana yang semua fasilitasnya bisa tersedia dan keamanannya terjamin, langkah selanjutnya baru saya membandingkan harga hotel pada beberapa aplikasi booking online.

Pertimbangan lain bagi saya adalah kamar mandi yang terdapat pada hotel tersebut, walaupun hotelnya merupakan dormitory asalkan kamar mandinya nyaman dan bersih, saya akan lebih memilih untuk menetap disana.

kamar tidur
Kamar mandi yang bersih di salah satu penginapan yang saya tempati
Ruang santai

Hotel merupakan tempat kita melepas lelah setelah seharian berjalan, kalau hotelnya tidak nyaman, pastinya hal tersebut akan berimbas pada perjalanan yang tidak nyaman juga.

Barulah hal terakhir yang saya lakukan adalah melihat review hotel dari beberapa orang yang sudah pernah menginap disana. Langkah akhir adalah melakukan pembayaran hotel. Supaya nanti ketika sampai disana kita tidak perlu menghabiskan waktu lagi untuk mencari hotel.

 

Mempersiapkan fisik dan mental

Dua minggu sebelum melakukan perjalanan, ada baiknya kita mempersiapkan fisik dan stamina dengan cara olahraga minimal 15 sampai 30 menit per harinya, hal tersebut akan membuat kita kuat bila nantinya di tempat tujuan kita harus berjalan kaki dengan jarak yang jauh. Dengan fisik dan stamina yang sehat, maka mental kita pun akan terkondisi menjadi sehat.

Sebagai contoh misalnya, dengan tubuh yang tidak fit kita akan cepat lelah yang akhirnya akan mengubah mood kita menjadi tidak stabil. Kalau ini terjadi, skenario terburuknya adalah kita akan jatuh sakit, dan perencanaan yang sudah dipersiapkan sebelumnya jadi kacau semua.

 

Penukaran Uang

Bila tujuan perjalanan saya adalah negara-negara tetangga, maka uang yang akan saya persiapkan adalah berupa uang dolar Amerika, karena mata uang ini adalah mata uang internasional yang sah bila ingin ditukarkan di negara mana pun.

Sedikit tips yang bisa saya bagikan, bila kita menukarkan uang rupiah ke dalam mata uang lain pada negara tujuan kita, bisa saja ditolak di negara tersebut, dan kalaupun diterima, jumlahnya akan lebih sedikit dibandingkan bila kita menukarnya melalui uang dolar.

Photo by Sharon McCutcheon on Unsplash

 

Perlengkapan wajib

Setiap orang pasti punya perlengkapan wajib yang harus dibawa ketika melakukan perjalanan jauh, berikut beberapa daftar perlengkapan wajib yang saya rekomendasi untuk dibawa:

  1. Obat-obatan pribadi dgn resep dokter: tolak angin, obat diare, obat demam
  2. Balsem otot merupakan prioritas yang harus dibawa oleh saya
  3. Jaket, biasanya dipakai ketika bermalam di bandara
  4. Senter kecil digunakan untuk keadaan darurat, bisa juga untuk self defense
  5. Perlengkapan shalat
  6. Makanan ringan (mie gelas, roti kering)
  7. Topi, Kacamata hitam/anti radiasi, Sunblock dan kawan-kawannya, serta Masker
  8. Tissue basah, karena kebanyakan toilet tidak ada air/shower, serta bawa juga Tissue kering

Setiap orang pasti beda kebutuhannya, jadi tinggal disesuaikan dengan kebutuhan saja agar perjalanan yang akan dilakukan nanti menjadi nyaman dan tak terlalu banyak hambatan.

Semoga bermanfaat

 

Salam,

@fararizky

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *